PROFIL SMA NEGERI 8 MATARAM

PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 8 MATARAM
Jalan Dr. Soedjono Sandubaya Telp. ( 0370 ) 627671
83232

PROFIL
SMA NEGERI 8 MATARAM
TAHUN 2022

SMAN 8 MATARAM
Jalan Dr. Soedjono No. 8 Mataram

PROFIL
SMA NEGERI 8 MATARAM

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
B. Pendekatan Penyusunan dan Lingkup Profil
C. Sejarah Berdirinya SMA Negeri 8 Mataram
D. Gambaran Umum SMA Negeri 8 Mataram
E. Potensi SMA Negeri 8 Mataram

II. AMANAH PEMBELAJARAN

A. Undang – Undang Sistem Pendidikan Nasional
B. Rencana Strategis Propinsi Nusa Tenggara Barat
C. Pola Dasar Pembangunan Kota Mataram
D. Kurikulum Berbasis Kompetensi

III. VISI DAN MISI SMA NEGERI 8 MATARAM

A. Visi
B. Misi

IV. ANALISIS FAKTOR KEBERHASILAN

A. Kekuatan
B. Kelemahan
C. Peluang
D. Ancaman

V. CARA PENCAPAIAN TUJUAN DAN SASARAN

A. Tujuan
B. Sasaran
C. Kebijakan
D. Alternatif Program

VI. PENUTUP

PROFIL SMA NEGERI 8 MATARAM
TAHUN 2018/2019

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan Nasional Indonesia senantiasa meresponi kehidupan berbangsa dan bernegara dalam konteks kehidupan sosial dalam era global dan otonomi daerah. Dalam hal ini sebagai koridornya adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang memberikan dasar hukum untuk membangun pendidikan nasional dengan menerapkan prinsip demokrasi, desentralisasi, otonomi, keadilan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Dalam hal ini pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.

Semangat mengembangkan pendidikan adalah upaya nyata untuk mencapai kualifikasi bangsa yang maju dan mandiri dalam tataran global serta menjadi penentu keputusan terbaik untuk diri dan lingkungannya sendiri. Untuk itu perwujudan sumber daya manusia yang tangguh, cerdas dan mandiri adalah merupakan keharusan bagi seluruh komponen bangsa Indonesia.

Propinsi Nusa Tenggara Barat pada umumnya dan Kota Mataram khususnya, dalam pencapaian indikator Indeks Pembangunan Manusia secara nasional masih berada pada posisi yang harus berjuang lebih giat untuk mendapatkan peringkat yang lebih terhormat. Karenanya upaya mengembangkan pendidikan yang mencerdaskan dengan kualitas yang harus makin ditingkatkan menjadi prioritas. Kota Mataram dengan visi Maju dan Religius dalam salah satu misinya mencantumkan kehendak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menggali dan memanfaatkan potensi sumber daya alam berdasarkan prinsip kelestarian lingkungan hidup. Serta aktualisasinya dalam tiga program prioritas yang salah satu diantaranya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Untuk itu keberadaan SMA Negeri 8 Mataram adalah sebagai salah satu jawaban untuk mewujudkan sumber daya manusia yang diharapkan menjadi bagian penting dari upaya mengisi kualifikasi yang diharapkan, dengan issu mendasar :

1. Peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan.
2. Peningkatan budi pekerti yang akhlaqul karimah.
3. Peningkatan posisi dan konteks sekolah di masyarakat.

Sebagai salah satu sumber informasi tentang keberadaan SMA Negeri 8 Mataram, maka Profil ini mencoba untuk menggambarkan secara utuh berbagai informasi potensi, peluang, tantangan dan kelemahannya. Semoga bermanfaat.

B. Pendekatan Penyusunan dan Lingkup Profil

Penyusunan profil ini dilakukan multi stakeholders secara partisipatif dan integratif yang terdiri dari pihak inti sekolah (Kepala Sekolah, Administratur Pendidikan, Guru/Pendidik, Peserta Didik, Pegawai Sekolah), masyarakat (yang tergabung dalam Komite Sekolah mapun yang tidak tergabung namun konsens terhadap upaya pengembangan pendidikan seperti perorangan, Ormas, LSM, Organisasi Lingkungan, Budayawan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan lain-lain.

C. Sejarah Berdirinya SMA Negeri 8 Mataram

a. Komitmen pendirian SMAN 8 Mataram.
– Untuk memperluas daya tampung peserta didik di Kota Mataram
– Peningkatan kesempatan pendidikan kepada masyarakat
– Meningkatkan kualitas SDM
b. Pendirian SMAN 8 Mataram sesuai SK Walikota Mataram No. 11/KPTS/2004 tanggal 25 Maret 2004.
c. Proses Belajar Mengajar pertama kali siswa SMAN 8 Mataram menumpang pada sekolah (SDN 26 Cakranegara) dan mulai menerima siswa pertama kali pada tahun ajaran 2004 / 2005 dengan jumlah pendaftaran 310 orang dan yang diterima sejumlah 160 orang siswa.
d. Kepala sekolah pertama SMAN 8 Mataram adalah Bapak Drs. ABD. LATIF dan Ketua Komite sekolah pertama adalah Bapak TGH. A. MAWARDI.

D. Gambaran Umum SMA Negeri 8 Mataram

SMA Negeri 8 Mataram adalah sekolah yang dibuka dan menerima siswa baru Tahun Ajaran 2004/2005. SMA ini dibangun merupakan komitmen Pemerintah Kota Mataram untuk makin mendekatkan jangkauan pendidikan pada basis-basis masyarakat perkotaan yang berada di pinggir-pinggir kota. Sebagai salah satu wujud kongkrit komitmen untuk makin meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat dan aksesibilitas pelayanan pendidikan.

Sebagai sekolah yang baru maka keberpihakan dan keperdulian stakeholders kota untuk bersama-sama membangun keinginan bersama untuk menjadikan SMA Negeri 8 sebagai SMA Unggul dan Berkualitas sangat dibutuhkan dan merupakan sebuah keharusan.

E. Potensi SMA Negeri 8 Mataram

– Luas areal SMAN 8 Mataram + 1,3 hektar yang terletak di Kelurahan Dasan Cermen Kecamatan Sandubaya Kota Mataram Nusa Tenggara Barat.
– Jumlah sarana dan prasarana menurut Site Plan :

 1 Ruang Kepala Sekolah
 1 Ruang BP
 1 Ruang Guru
 1 Ruang TU
 4 Ruang Laboratorium (Fisika, Kimia, Biologi, Computer)
 27 Ruang Kelas
 1 Ruang Perpustakaan
 1 Ruang Aula
 1 Lab Imtaq
 1 Kantin
 1 Rumah Penjaga
 1 Lapangan Basket
 1 Lapangan Volley
 1 Lapangan Sepak Takraw
 1 Lapangan Bulu Tangkis
 16 KM / WC
 1 Lapangan Parker
 1 Pos Security

– Jumlah guru dan karyawan SMAN 8 Mataram untuk tahun ajaran 2018 / 2019 :
 Guru : 34 orang PNS
: 28 orang tenaga honor
 T U : 2 orang PNS
: 21 orang tenaga honorer

– Jumlah murid :
 Laki : 564 orang
 Perempuan : 410 orang

– Struktur organisasi sekolah :

 Kepala Sekolah
 4 orang Wakil Kepala sekolah (Ur. Kurikulum, Ur. Kesiswaan, Ur. Sarana Prasarana, dan Ur. Humas)
 1 orang KTU
 1 orang Bendahara
 4 orang Ur Kesiswaan
 1 orang Ur Kurikulum
 2 0rang Ur Perpustakaan
 1 orang Ur Data Base
 1 orang Ur Kepegawean
 2 orang Ur Perlengkapan
 5 orang Ur Kebersihan
 1 orang Penjaga Malam
 2 orang Satpam
 2 orang kopsis

– Potensi murid :

Potensi murid SMAN 8 Mataram dengan latar belakang ekonomi menengah kebawah dan tingkat pluralisme yang tinggi artinya 70 % siswa beragama Islam dan 29 % beragama Hindu dan 1 % beragama Kristen.

– Organisasi yang dikelola murid / siswa :

 OSIS
 Kopsis
 Sanggar seni GITA ASTA KENCANA
 Gendang beleq
 Pencinta alam
 Pramuka
 Mading
 Teater
 P M R
 Capas
 Olahraga
 Teater
 Pencak Silat
 Dumband

– Pembinaan untuk ekstra dan intra di SMAN 8 Mataram :
 Fisika
 Kimia
 Matematika
 Bahasa Arab (Islam)
 Bahasa Jerman

II. AMANAH PEMBELAJARAN
A. Undang – Undang Sistem Pendidikan Nasional

1. Prinsip penyelenggaraan pendidikan dalam Pasal 4 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional mengemukakan :
(1). Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa.
(2). Pendidikan diselenggarakan sebagai satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna.
(3). Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat.
(4). Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan, membangun kemauan, dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran.
(5). Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berhitung bagi segenap warga masyarakat.
(6). Pendidikan diselenggarakan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan.

2. Pendidikan Berbasis Masyarakat pada pasal 55 diuraikan:

(1). Masyarakat berhak menyelenggarakan pendidikan berbasis masyarakat pada pendidikan formal dan nonformal sesuai dengan kekhasan agama, lingkungan sosial, dan budaya untuk kepentingan masyarakat.
(2). Penyelenggara pendidikan berbasis masyarakat mengembangkan dan melaksanakan kurikulum dan evaluasi pendidikan, serta manajemen dan pendanaannya sesuai dengan standar nasional pendidikan.
(3). Dana penyelenggaraan pendidikan berbasis masyarakat dapat bersumber dari penyelenggara, masyarakat, Pemerintah, Pemerintah daerah dan/atau sumber lain yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
(4). Lembaga pendidikan berbasis masyarakat dapat memperoleh bantuan teknis, subsidi dana, dan sumber daya lain secara adil dan merata dari Pemerintah dan atau Pemerintah Daerah.

B. Rencana Strategis Kota Mataram.

Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 1 tahun 2003 tentang Rencana Strategis Pembangunan Kota Mataram Tahun 2003 – 2007 Program Strategis dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia ditetapkan 4 program pembangunan yaitu :
1. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun.
2. Program Pengembangan Pendidikan Menengah.
3. Program Pendidikan Luar Sekolah
4. Program Peningkatan Pembangunan dan Pengembangan Iptek.

Dalam Program Pengembangan Pendidikan Menengah, kegiatan yang direncanakan adalah :
(1). Menyempurnakan/melengkapi sarana dan prasarana sekolah dan atau membangun yang baru.
(2). Memberikan beasiswa kepada siswa yang berprestasi dan atau siswa yang kurang mampu.
(3). Memberikan subsidi bagi sekolah swasta yang mampu menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas.
(4). Meningkatkan kemampuan profesional tenaga kependidikan.

C. Pola Dasar Pembangunan Kota Mataram
Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2001 tentang Pola Dasar Pembangunan Daerah Kota Mataram, menetapkan arah kebijakan Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia adalah sebagai berikut :

1. Peningkatan dan pemerataan kesempatan belajar yang bermutu.
2. Peningkatan kualitas lembaga pendidikan baik yang diselenggarakan oleh masyarakat maupun pemerintah.
3. Peningkatan kemampuan akademik dan profesional tenaga kependidikan.
4. Peningkatan penguasaan dan pengembangan iptek.
5. Pemeliharaan dan pengembangan prasarana dan sarana kependidikan terutama Wajib Belajar (Wajar) 9 tahun.
6. Peningkatan pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat pendidikan keterampilan masyarakat.

D. Kurikulum Berbasis KTSP dan Kurikulum 13

III. VISI DAN MISI SMA NEGERI 8 MATARAM

A. Visi
VISI : “Unggul, Religius, Inovatif Berwawasan Lingkungan dan Mampu Bersaing di Tingkat Nasional ”

B. Misi
Visi tersebut diwujudkan melalui MISI :
1. Meningkatkan Imtaq dan Ahklaq Mulia
2. Meningkatkan Budaya Berprestasi, Budaya Konventitif dan Mutu Lulusan.
3. Meningkatkan Profesionalisme dan Keteladanan.
4. Optimalisasi Sarana Prasarana Sekolah.

IV. ANALISIS FAKTOR KEBERHASILAN
A. Kekuatan

 Letak / lokasi sekolah yang sangat strategis
 Tingkat partisipasi siswa dalam PBM cukup tinggi
 Guru dan karyawan serta siswa mempunyai tingkat disiplin yang baik
 Komite sekolah sangat menunjang program yang disusun oleh sekolah
 Dukungan masyarakat sangat baik
 Peran aktif semua warga sekolah dalam mengikuti kegiatan diluar sekolah / masyarakat
 Penerapan disiplin yang ketat terhadap warga sekolah
 Mengedepankan pendekatan kebudayaan agama dalam kekeluargaan.

B. Kelemahan

 Belum selesainya pembangunan gedung sekolah yang baru
 Latar belakang siswa kebanyakan dengan tingkat ekonomi yang pas – pasan.

C. Peluang

 Peran aktif orang tua siswa / komite dalam memberikan dukungan terhadap program sekolah sangat baik
 Dengan tingkat kedisiplinan yang ketat akan dapat mendorong tingkat partisipasi warga sekolah dalam PBM
 Peran DU / DI yang berada pada tingkat sekolah belum dimaksimalkan

D. Ancaman

 Sekolah berada pada lingkar selatan Kota Mataram yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lombok Barat sehingga siswa yang akan memilih sekolah SMAN 8 Mataram tidak hanya berasal dari Kota Mataram
 Pesatnya perkembangan informasi diera globalisasi sehingga anak secara bebas dapat memperoleh informasi darimana saja
 OTDA terkadang dapat menjadikan persoalan menjadi lebih sulit apabila tidak dilakukan koordinasi yang baik.

V. CARA PENCAPAIAN TUJUAN DAN SASARAN

A. Tujuan

• Terealisasinya program yang ingin dicapai sesuai dengan visi misi sekolah kepada seluruh warga sekolah (Guru, TU, Komite)
• Terlaksananya program kurikulum berbasis KTSP
• Pengembangan life skill dan MBS

B. Sasaran

• Siswa
• Guru
• TU

C. Kebijakan

• Memberikan dukungan secara maksimal terhadap potensi yang dimiliki siswa, Guru dan TU baik dana maupun fasilitas.
• Melakukan kerjasama yang saling menguntungkan dengan lembaga lain yang relevan.
• Menggali potensi yang bisa dikembangkan di tengah – tengah masyarakat guna mendukung program sekolah.

VI. PENUTUP

Demikianlah profil sekolah ini disusun sebagai salah satu media informasi tentang keberadaan Sekolah Menengah Atas Negeri 8 Mataram. Semoga bermanfaat dan dipergunakan sebagaimana mestinya.

Mataram, 20 Maret 2022
Kepala Sekolah,

Hj. Murniati,S.Ag.,M.Pd

MOTTO : 9 S

VISI DAN MISI SMA NEGERI 8 MATARAM

VISI : “ Unggul, Religius, Inovatif, Berwawasan Lingkungan dan Mampu Bersaing di Tingkat Nasional ”

Visi tersebut diwujudkan melalui MISI :

1. Meningkatkan Imtaq dan Ahklak Mulia.

2. Meningkatkan Budaya Berprestasi, Budaya Konventitif dan Mutu Lulusan

3. Meningkatkan Profesionalisme dan Keteladan.

4. Optimalisasi Sarana Prasarana Sekolah.